Posts

kuat dengan menguatkan

Tentang seseorang yang terlihat kuat.  Banyak orang yang memandangnya sosok yang kuat, terlihat ceria dengan banyaknya aktifitas yang terlihat dari media sosial miliknya.  Tentang seseorang yang mengikuti tes kepribadian dan dinyatakan sebagai performer, badut, penghibur. Seseorang yang selalu mampu menampakkan senyum terbaik, senyum dan berusaha terlihat selalu bahagia. Bahagia memang pasti menjadi harapan semua manusia. Orang berlomba-lomba bahkan rela mengeluarkan banyak biaya agar bisa bahagia. Dan ia ingin menjadi sumber kebahagiaan dimanapun berada.  Sosok yang bisa bahagia melepas apapun demi kebahagiaan orang lain, apalagi untuk orang yang disayangi.  Ia terlihat kuat sebenarnya bukan karena ia memang kuat. Ia harus kuat demi menguatkan orang disekitarnya.. Ia lemah, namun akan menjadi sangat kuat saat ada orang didekatnya yang butuh bantuannya.  Ia kuat dengan menguatkan..  Ia kuat demi orang lain..  Ia kuat karena ia tau kapan ia harus tetap ...

Mendoakan dalam diam

"ri, nanti malam kita main yuk sama yudis juga" ucap fahru kepada ria. "okee" "siaapp.. Gw jemput jam 10 ya!“ Begitulah cara mereka bertemu, selalu spontan dan dadakan. Lalu menghabiskan malam hanya untuk cari makan malam ke tempat yang agak jauh atau hanya sekedar mencari alasan untuk bertemu. Fahru, Ria & Yudis sudah lama saling kenal karena mereka pernah satu SMA walaupun beda angkatan. Ria, kakak kelas Fahru dan Yudis. Meski begitu mereka memang seumuran dan Ria tidak pernah menganggap bahwa kedua pria itu merupakan adik kelasnya. Entah sejak kapan mereka menjadi akrab. "Ri, ada di rumah? Kita ada di depan rumah lo nih" Hari itu Ria berulangtahun. Sudah beberapa tahun ini Fahru dan Yudis selalu ada dan menciptakan kebahagiaan untuknya. Dua pria tampan itu tidak hanya hadir disaat suka, pun saat duka seperti saat Ria kehilangan ibundanya juga saat ia sakit. Kini, Ria hanya dapat mengenang itu semua dalam ingatannya. Kenangan yang masih...

Rontok rambut bukan 'rontok' harapan untuk kembali sehat

" bot, lu kemo ya ?" tanya seorang sahabat " enggaklaah, gw cuma minum obat biasa kok " Obat biasa? Hahaa iyalah obat 'biasa' yang malah lebih mirip pil kb punya mamak - mamak muda 😅 'obat biasa' yang dikatakan harus dikonsumsi seumur hidup tanpa boleh putus. 'obat biasa' yang membuat setiap bangun tidur banyak rambut berserakan di lantai, nempel di bantal, di kasur, isi kamar penuh dengan rambut, setiap habis keramas lu bisa bikinin konde buat anak bayik yang mau ikut 17 agustusan 😆 Itulah realitanya.. Betapa stressnya gw setiap lihat rambut gw yang ada dimana-mana sambil tetap berusaha menghibur diri gw dengan lelucon yang sebenarnya gak lucu sama sekali. Tapiii setiap kali mau mengeluh, tiba-tiba gw inget pasien yang pernah kemo di kamar rawat inap duluuu bareng gw pas 2014 di fatmawati. Beliau pernah mengatakan " rambut itu memang mahkota buat wanita mba, namun kesehatan jauh lebih berharga. Jadii ya ik...

Tentang Depresi

"pernah mengalami depresi juga gak sih, Febb?" tanya seseorang. Hahaha.. Ups, maaf ya.. Beberapa penyakit yang terkait dengan kognisi, dan yang paling sering menyertai penderita MS dan NMO adalah kecemasan serta depresi.  (silahkan baca lengkapnya di website Yayasan Multipel Sklerosis Indonesia) https://www.multiplesclerosis.or.id/2017/12/sharing-ymsi-menerima-diagnosis-ms-dan-nmo/ Saat relaps, depresi sangat mungkin terjadi pada penyintas Neuro Myelitis optica, Multiple sclerosis ataupun Myelitis. Namun begitu, semua tergantung bagaimana orang tersebut menghadapinya. Apakah dia mau terus menerus bersikap denial ( menolak) atau segera memilih memasuki fase acceptance (menerima). Kembali ke pertanyaan tersebut,  Jawabannya tentu gw mengalami fase denial juga depresi seperti yang lainnya. Bersyukurlah bentuk depresi gw yaa paling juga cuma nangis-nangis tidak sampai terpikir untuk bunuh diri :) ah masa iya sampai segitunya banget Febb? Weits jangan salah loh, ada juga...

Pipi oh pipi

Image
Hal teraduhai saat lo relaps selain rasa sakitnya itu adalah komentar netijen, hahaa Untuk kamu yang akhir-akhir ini pas bertemu dan heran kemudian sering berkomentar "ebott gemukan yaa sekarang" Atau yang kemudian menyadari "eh gemuk bangeet sekarang, tapi kok badannya biasa aja" ==================================== Dear friends, kalo lo berteman lama dengan gw atau yaa minimal 4 tahun terakhir ini lah. Pasti lo tau kalo pada awal tahun 2014 gw mendapat serangan sakit bernama #myelitis sehingga sempat tidak bisa bergerak tangan juga kaki (read. Lumpuh), ga bisa lihat sebelah kanan di akhir 2014, bahkan gangguan kognitif sampai gw diduga #multiplesclerosis dan akhirnya terdiagnosa #neuromyelitisoptica 😊 Iya, akhir juli kemarin gue relaps (kambuh). Daan gue rawat inap selama 6 hari agar bisa terapi steroid dosis tinggi alias 1000mg setiap harinya (5 hari). Rawat inap (ranap) gue kali ini ga terlalu banyak yang tau karna berbeda dengan 4 tahun sila...

Relaps juni 2018

Image
Aaaaaaakkkkk,,, Saat suspect MS lalu ditegakkan NMO dan tau kalo sakit ini bisa berulang, gue kira sudah siap menerima kemungkinan itu terjadi. Tapi emang manusia ya, kenyataan tak seindah ekspektasi  Alhamdulillaah sudah hampir tiga tahun kondisi gue mulai stabil dan gue bisa aktifitas leluasa tanpa harus dibayang-bayangi minum obat. Gue mulai ikut bermacam kegiatan lagi, walaupun tetap gue tidak melamar di sekolah formal karena gue tau gue harus jaga kondisi. Tauu doong kalau jadi guru itu, MasyaAllah deh jadwalnya merayap banget dan tugas banyak (menguras tenaga banget). Fyi, gue setelah sakit itu pernah jadi guru infal / pengganti di salahsatu sekolah Aliyah (SMA) negri daaaaan padet bangeet dong jadwalnya. Hahaa saat itu harusnya gue gantiin guru selama dua minggu, etapi baru minggu pertama aja gue udeh langsung ambruk dong :') Baiklaah gue putuskan hanya ambil private saja, itupun hanya 1 anak saja. Trus kuliah seminggu 3x. Agenda gue tuh cuma gitu doang, atau ke ...

tak perlu risau

Image
“Ada apa, Feb??” Saya memulai percakapan saat berkontemplasi malam itu.  “Aku khawatir.. gelisah.. takut..” “apa yang membuatmu merasa seperti itu? kamu mempunyai Tuhan.. apa itu belum cukup bagimu?” Dipenghujung tahun 2017 lalu, seorang teman NMO memberi kabar bahwa dia justru harus rawat inap padahal saat itu datang ke rumah sakit bukan untuk berobat. Dan bahkan setelah dua minggu dia rawat inap tersebut, pada Februari 2018 kemarin dia kembali harus rawat inap yang justru lebih lama dari sebelumnya yakni dia harus menginap selama sebulan sebelum akhirnya bisa * Plasma Exchange / Plasmapheresis. Pelaksaan plasmapheresis tidaklah mudah karena membutuhkan biaya yang cukup mahal, yakni 20 Juta untuk 1x proses Plasma. mesin Plasmapheresis  Kemudian dibulan Februari ini juga, teman MS lainnya pun menghubungi saya dan menanyakan prosedur untuk menggunakan BPJS karena dia mengalami ** relaps . Ketika teman saya yang ini mengatakan hal tersebutl...