Posts

Showing posts from 2014

Matakuuu

Myelitis terus membayangiku. Nanti aku post ya masa² ga bisa gerak, linu, dll :) Sekitar sebulan lalu kelemahan tejadi lagi pada kaki kananku. 2 minggu lalu kakiku sudah membaik lalu aku kontrol ke dokter, singkat cerita percakapannya  "syukurlah kakimu membaik, saya khawatir kamu kya kmarin lagi. Saya sampai kpikir apa kamu dirujuk untuk rawat lagi aja". Kata saya alhamdulillah sudah membaik tapi sempat sakit kepala luarbiasa, dan daya ingat saya bermasalah.  akhirnya dikasih obat deh, dengan catatan  "kapanpun ada rasa sakit datang ke dokter". Sminggu lalu sakit kepala itu datang lagi , jadi kuputuskan untuk whatsapp dr. Hastari dan tanya apa besok beliau ada di poli syaraf atau tidak. Ternyata beliau sedang cuti, beliau brpesan "siapapun dokter yg ada pokoknya kamu harus periksa ya nak, jangan ditahan rasa sakitnya". Besoknya penglihatan berkurang. Mata kanan hanya terlihat bagian separuh bagian atas :'( hari senin aku kembali k...

Selamat hari ibu

Selamat hari ibu, mah...  Aku tak sempat membahagiakan mu, entah apa kau bangga memiliki anak sepertiku. Tapi aku yakin kau pasti sangat menyayangiku. Hari ini di zaman media sosial seperti saat ini banyak foto para anak sedang berpose dengan ibu. Dan aku sedih tak dapat lagi melihat senyummu. Ingin rasanya memelukmu. Kini hanya do'a yg dapat dipanjatkan dan kukirimkan untukmu dan juga ayah. Smoga Allah menerima sgala amal ibadah mama dan ayah serta diampuni sgala dosa kalian, smoga kalian bahagia dan ditempatkan sebaikbaiknya di sana. Do'aku slalu tersedia untuk kalian karna hanya itu yg bisa kupersembahkan untuk mama n ayah. -si bontot yg slalu merindu-

Senyum orangtua (mamah)

Sabtu ini sahabat, temen berantem, kakak kelas, sosok abang akhirnya wisuda.. Bukan itu yang akan dibahas, tapi terbayang senyum ibu dan ayahnya. Bagaimana bahagianya mereka. Bahagia melihat anak yg diharapkan bisa lulus dan sarjana menjadi kebahagiaannya. Teringat saat ka gembrott menyerah untuk tidak menyelesaikan sampai menjadi sarjana. Bukan ada apa-apa, namun terbayang ibu dan ayahnya pasti sedih walaupun tak menampakkan. Aku berusaha skuat tenaga membuat senyum untuk orangtua ka gembrott agar mereka bahagia bisa seperti itu. Aku teringat mendiang mamah,, aku tak sempat memberikan senyum termanis penuh bangga melihat mama kupakaikan toga dikepala beliau. aku slalu menangis slalu teringat saat wisuda, aku harus bahagia padahal hati sungguh sedih ketika melihat teman2 ke auditorium UIN brsama ayah dan mama mereka sedangkan 1taun lebih lalu mama tak sempat menyaksikan aku berada di ruang itu brsama mama. Begitupun Saat akan lulus SD ayah meninggalkan ku... Semoga senyum mama...