2 Tahunku bersama autoimun
Masa saat tubuh bagian kananku tidak bisa bergerak, biopsi atau dengan istilah lumbal pungsi (diambil cairan sumsum), berlatih untuk duduk, berdiri, jalan, jongkok, pegang benda-benda dengan tangan kanan, menulis, menggunakan laptop, membuk halaman per-halaman buku, dan tentu saja dilatih untuk mandiri. (thanks adit, juga para fisio, okupasi terapi & semua perawat lantai 4 di rehab medik fatmawati).
Pada akhir bulan maret akhirnya aku pulang ke rumah dengan catatan pulang atas permintaan sendiri {jangan ditiru, sebaiknya jalani sampai pengobatan selesai} karena aku merasa terlalu lama menginap di rumah sakit. Aku mererasa kasihan karna sudah sebulan kakak-kakakku harus bolak balik kantor-rumah sakit-rumah, dan itu pasti sangat melelahkan mereka selama dua bulan sejak aku sakit. Aku pulang dengan pipi bengkak (hahaa, moonface efek steroid).
Pada bulan juni (kalau tidak salah), aku merasa aneh karena mulai agak sulit menangkap / menyerap percakapan orang lain. Dan yang paling membuatku merasa sedih karena aku sempat kesulitan membaca dan mengaji sehingga diam-diam aku harus agak mengeja saat membaca. Saat itu aku tidak bisa memberitahu siapapun karna aku juga tidak yakin dengan yang terjadi saat itu.
Aku belum tahu apakah ada masalah dengan otakku atau bagaimana, namun yang pasti aku mulai sering lupa dan sulit mengucapkan apa yang ingin ku sampaikan hingga akhirnya kuputuskan untuk diam saja dan lebih memilih di dalam kamar saja yang akhirnya menjadi gua persembunyianku.
Masih di bulan yang sama, kaki kananku terasa sulit digerakkan kembali. Aku diberi steroid lagi sampai dokternya berpikir kalau tidak membaik maka dirujuk untuk rawat inap lagi. Namun seminggu kemudian saat kembali check up kakiku sudah normal lagi. Dari situlah aku dicurigai mengidap Multiple Sclerosis.
Pada saat itu juga akhirnya kuberanikan diri untuk bertanya kepada dokterku (fyi, sejak bisa berjalan aku terbiasa melatih diri untuk mandiri dengan check up ke dokter sendirian. Aku bersyukur selama masa pemulihan keluarga dan teman2 sangat mensupport sampai akhirnya aku bisa mandiri.. trimakasih para kesayangan) semua pertanyaan yang sudah kucatat dibuku imut yang selalu kubawa.
Kutanyakan kepada beliau mengapa aku sering lupa, dsb. Dokter memberiku test lalu ia menduga itu efek obat atau bisa juga karena penyakitnya, jadi aku ditambahkan vitamin untuk daya ingat.
Di bulan Desember, saat sedang nonton tibatiba saja kepala sakit luarbiasa dan esoknya penglihatan berkurang setengah ke bawah jadi hanya bisa melihat bagian atas saja. Aku dirujuk ke poli mata dan esoknya saat kesana, penglihatan sebelah kanan sudah gelap semua (blind). lagi-lagi diberi steroid tinggi, pemeriksaan ini itu, juga mendengar hal-hal pahit yang harus diterima dan juga tentu saja harus tetap tersenyum.
Alhamdulillah tidak lama kemudian mataku mulai bisa melihat cahaya dan terus semakin membaik walaupun sampai saat ini tetap tersisa seperti ada tembok di sebelah kanan.
Januari 2015, hasil MRI keluar dan diduga Muliple Sclerosis.
Multiple Sclerosis (MS) adalah salah satu penyakit sistem syaraf pusat (otak dan jaringan syaraf sum-sum tulang belakang) yang bersifat progresif dan biasanya terjadi pada usia dewasa muda. MS adalah kondisi peradangan/kerusakan myelin. Secara medis, penyebab penyakit MS belum diketahui secara pasti.
MS BUKAN penyakit turunan. MS TIDAK MENULAR. Gejala penyakit sangat bervariasi. Keletihan berlebihan dan kebas pada sebagian anggota tubuh adalah gejala yang paling umum. Aku dirujuk ke RSCM untuk meminta second opinion dan disana aku didiagnosa NeuroMyelitis Optica (NMO).
NMO adalah gangguan peradangan menahun yang menyerang sistem saraf pusat, yang berakibat terganggunya pensarafan mata dan sumsum tulang belakang. NMO umumnya menyerang wanita lebih banyak dibandingkan pria (rasio: 9:1), dengan onset usia 35-45 tahun.
Sejak diduga penyakit-penyakit tersebut, saudara sesama pengidap penyakit langka itu terus bertambah. Bersaudara dengan teman2 pengidap Myelitis, Multiple Sclerosis, dan Neuromyelitis Optica sangat menyenangkan. Kami saling bertukar informasi, pengalaman dan tentu saja saling menguatkan.
Daaaaann……. Pada akhirnya aku bisa menerima serta mengikhlaskan perjalanan hidupku yang sangat indah ini. Memasuki tahun ketiga ini akhirnya aku nulai kembali bangkit! Kembali mengajar les sambil terus me-Recall ingatan2 bahasa Arab semasa kuliah di UIN Jakarta, sekarang aku juga kuliah di Kahfi BBC Motivator School.
Well, kita tidak pernah tau apa rahasia indah Allah untuk hidup kita karena buruk menurut kita belum tentu buruk menurut Allah, begitupula baik menurut kita belum tentu baik menurut Allah.. kita tidak tahu apa-apa tapi Allah Maha tau atas segala sesuatu. Aku percaya bahwa semua bisa dilatih asal mau berusaha lebih keras!
Teruslah bersemangat, bersyukur dan berprasangka baik kepada Tuhanmu.
![]() |
| ini saat udah bisa duduk sendiri, latihan jalan, belajar makan pakai tangan kanan, kemudian bisa langsung lari :D (pas belajar jalan) gaya yah pake admin :p |
![]() | |
| pasien mulai bosan nginep di rs :p |
![]() |
| detik2 sebelum akhirnya maksa minta pulang :| |
![]() |
| nah kalo yang ini waktu pertama kali ke rscm dengan kaki sendiri alias gak pake kursi roda :D berangkat jam 6 pagi, sampai rumah jam 9 malam :/ |





Comments
Post a Comment